Rabu, 19 November 2025

Subnetting VLSM dengan Network: 192.168.10.0/25

VLSM — 192.168.10.0/25 (Diagram & Perhitungan)

VLSM — 192.168.10.0/25

Visualisasi pembagian subnet menggunakan VLSM untuk jaringan 192.168.10.0/25, lengkap dengan diagram, tabel, dan penjelasan langkah per langkah — siap dipasang di Blogger.

Konsep & Kebutuhan

VLSM (Variable Length Subnet Mask) adalah teknik subnetting di mana kita memberi panjang prefix berbeda untuk setiap subnet, sesuai kebutuhan host-nya. Ini membuat penggunaan alamat IP lebih hemat dibanding subnetting biasa yang semua subnetnya sama besar.

  • Network awal: 192.168.10.0/25 (128 alamat, 126 usable).
  • Kebutuhan host: A = 60, B = 24, C = 12, D = 5.
  • Tujuan: membagi network /25 menjadi beberapa subnet dengan prefix berbeda tapi tidak saling overlap.

Alur Perhitungan VLSM

Gunakan pola “urutan kebutuhan terbesar → cari prefix → alokasikan berurutan”. Blok di bawah dapat di-hover untuk melihat detailnya.

1. Urutkan kebutuhan host (terbesar ke terkecil)
A: 60 host → B: 24 host → C: 12 host → D: 5 host
Langkah ini memastikan subnet terbesar mendapat blok paling efisien dulu.
2. Cari prefix minimal (2^h − 2 ≥ host)
Hitung jumlah bit host yang diperlukan untuk tiap subnet.
Subnet A (60 host) → 2^6 − 2 = 62 → /26
Subnet B (24 host) → 2^5 − 2 = 30 → /27
Subnet C (12 host) → 2^4 − 2 = 14 → /28
Subnet D (5 host)  → 2^3 − 2 =  6 → /29
3. Alokasikan alamat dari network induk
Mulai dari 192.168.10.0, letakkan subnet terbesar (A) dulu, lalu berikutnya (B, C, D), selalu mengikuti ukuran blok prefix-nya (/26, /27, dsb).
Network /25 (128 alamat) dibagi menjadi blok /26, lalu /27, /28, dan /29 secara berurutan.
4. Verifikasi range, broadcast, dan sisa blok
Pastikan tidak ada overlap dan semua kebutuhan host terpenuhi.
Total kebutuhan 101 host < total usable 126 host → skema valid dan masih ada ruang cadangan.

Diagram Visual Blok Subnet

Diagram ini menunjukkan bagaimana network 192.168.10.0/25 dipecah menjadi beberapa blok subnet. Arah bacanya dari atas ke bawah. Arahkan kursor ke tiap kotak untuk highlight subnet-nya.

192.168.10.0/25 Network Induk 128 alamat total • .0 - .127 • 126 usable
192.168.10.0/26 Subnet A 64 alamat • usable 192.168.10.1 - 192.168.10.62 • broadcast 192.168.10.63
192.168.10.64/26 Blok sisa 64 alamat • .64 - .127 • akan dipecah lagi untuk B, C, D, dan cadangan
192.168.10.64/27 Subnet B 32 alamat • usable 192.168.10.65 - 192.168.10.94 • broadcast 192.168.10.95
192.168.10.96/27 Blok sisa 32 alamat • .96 - .127 • akan dipecah untuk C, D & cadangan
192.168.10.96/28 Subnet C 16 alamat • usable 192.168.10.97 - 192.168.10.110 • broadcast 192.168.10.111
192.168.10.112/29 Subnet D 8 alamat • usable 192.168.10.113 - 192.168.10.118 • broadcast 192.168.10.119
192.168.10.120/29 Cadangan 8 alamat • usable 192.168.10.121 - 192.168.10.126 • broadcast 192.168.10.127

Tabel Rinci Subnet VLSM

Tabel ini merangkum hasil akhir VLSM: prefix, network, jumlah host usable, range host, dan broadcast. Arahkan kursor ke baris tabel untuk menyorot subnet tertentu.

Subnet Prefix Netmask Network Host Usable Range Host Broadcast Gateway (disarankan)
A /26 255.255.255.192 192.168.10.0 62 192.168.10.1 - 192.168.10.62 192.168.10.63 192.168.10.1
B /27 255.255.255.224 192.168.10.64 30 192.168.10.65 - 192.168.10.94 192.168.10.95 192.168.10.65
C /28 255.255.255.240 192.168.10.96 14 192.168.10.97 - 192.168.10.110 192.168.10.111 192.168.10.97
D /29 255.255.255.248 192.168.10.112 6 192.168.10.113 - 192.168.10.118 192.168.10.119 192.168.10.113
Cadangan /29 255.255.255.248 192.168.10.120 6 192.168.10.121 - 192.168.10.126 192.168.10.127 Opsional
Tip: materi ini bisa dijadikan bahan laporan, slide presentasi, atau latihan soal. Cukup ganti network dan kebutuhan host, lalu ikuti alur 4 langkah di atas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar