Terminasi Konektor Fiber Optics
Terminasi konektor fiber optik adalah proses pemasangan konektor pada ujung kabel fiber optik agar dapat terhubung dengan perangkat jaringan seperti OLT, ONT, switch, atau patch panel. Proses ini sangat penting karena mempengaruhi kualitas sinyal dan keandalan jaringan.
- Memastikan transmisi data berjalan optimal
- Mengurangi redaman (loss) sinyal
- Memudahkan instalasi dan perawatan jaringan
Jenis Konektor Fiber Optics
- SC (Subscriber Connector) – Bentuk kotak, sering digunakan pada jaringan FTTH
- LC (Lucent Connector) – Ukuran kecil, banyak dipakai di perangkat modern
- ST (Straight Tip) – Model twist, umum pada jaringan lama
- FC (Ferrule Connector) – Model ulir, kuat dan stabil
Alat dan Bahan
- Kabel Fiber Optik
- Konektor Fiber Optik
- Stripper Fiber Optik
- Cleaver
- Fusion Splicer atau Fast Connector
- Alcohol dan Tissue khusus
- Optical Power Meter (OPM)
Langkah-langkah Terminasi
Kupas jaket luar kabel fiber optik menggunakan stripper hingga serat optik terlihat.
Bersihkan serat optik dengan alkohol untuk menghilangkan debu dan kotoran.
Gunakan cleaver untuk memotong serat optik secara presisi dan rata.
Lakukan penyambungan menggunakan fusion splicer atau pasang fast connector sesuai standar.
Ukur hasil terminasi menggunakan Optical Power Meter untuk memastikan redaman sesuai standar.
Kesimpulan
Terminasi konektor fiber optik harus dilakukan dengan teliti dan sesuai prosedur agar kualitas jaringan tetap optimal. Kesalahan kecil dalam proses ini dapat menyebabkan gangguan komunikasi dan penurunan performa jaringan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar