1. Pengertian Fiber Optik
Fiber optik adalah media transmisi data berupa serat kaca atau plastik yang sangat halus dan digunakan untuk mengirimkan data dalam bentuk cahaya. Data yang dikirimkan melalui fiber optik dapat berupa suara, teks, gambar, maupun video dengan kecepatan sangat tinggi dan jarak yang jauh.
2. Fungsi Fiber Optik
Fiber optik memiliki beberapa fungsi utama, antara lain:
-
Media transmisi data pada jaringan internet dan komunikasi
-
Menghubungkan jaringan jarak jauh dengan kecepatan tinggi
-
Digunakan pada telekomunikasi (internet, telepon, TV kabel)
-
Digunakan pada jaringan komputer (LAN, MAN, WAN)
-
Digunakan pada bidang medis (endoskopi) dan industri
3. Jenis-Jenis Fiber Optik
a. Single Mode Fiber (SMF)
-
Menggunakan satu jalur cahaya
-
Jarak transmisi sangat jauh (hingga puluhan km)
-
Kecepatan sangat tinggi
-
Umumnya digunakan untuk jaringan backbone dan ISP
b. Multi Mode Fiber (MMF)
-
Menggunakan banyak jalur cahaya
-
Jarak transmisi lebih pendek (±500 meter)
-
Biaya lebih murah dibanding SMF
-
Cocok untuk jaringan lokal (LAN)
c. Berdasarkan Material
-
Glass Fiber: Terbuat dari kaca, kualitas tinggi, jarak jauh
-
Plastic Optical Fiber (POF): Terbuat dari plastik, jarak pendek, lebih fleksibel
4. Kelebihan Fiber Optik
-
Kecepatan transmisi sangat tinggi
-
Bandwidth besar
-
Tahan terhadap gangguan elektromagnetik
-
Jarak transmisi jauh tanpa banyak penguat
-
Keamanan data lebih tinggi
-
Ukuran kabel kecil dan ringan
5. Kekurangan Fiber Optik
-
Biaya instalasi relatif mahal
-
Perawatan dan perbaikan sulit
-
Kabel mudah patah jika ditekuk berlebihan
-
Membutuhkan alat dan teknisi khusus
-
Tidak dapat menghantarkan listrik
Cara Membuat / Proses Pembuatan Fiber Optik
- Fiber Stripper (untuk coating & buffer)
- Fiber Cleaver (pemotong presisi)
- Crimp Tool FO
- Optical Power Meter & Light Source (untuk tes)
- Visual Fault Locator (VFL)
- Cable Cutter
- Kabel Fiber Optic
- Fast Connector FO
- Alkohol Isopropyl
- Tisu Kering

Tidak ada komentar:
Posting Komentar